TEKNOLOGI TERBARU SEVERE PLASTIC DEFORMATION (SPD) UNTUK APLIKASI PERANGKAT KEMILITERAN

Severe Plastic Deformation, ECAP, HPT, ARB, dan perangkat kemiliteran (Alutsista)

  • Agus Pramono

Abstract

Teknologi severe plastic deformation (SPD) atau deformasi plastis menyeluruh merupakan proses pembentukan logam di mana strain plastik ultra-besar dimasukkan ke dalam perangkat cetakan dan mesin pada proses pengerjaan logam. Hal ini dimaksutkan untuk menciptakan logam berbutir ultra-halus / Ultrafine Grained (UFG), sehingga sifat dari logam tersebut akan meningkat secara drastis. Ada tiga jenis metode dalam teknologi SPD; Equal Channel Angular Pressing (ECAP), High PressureTorsion (HPT) dan Accumulative Roll Bonding (ARB). Serta beberapa teknologi terbaru yang dikembangkan di beberapa negara seperti Korea, Jerman, Jepang, Cina, Rusia dan Estonia. Beberapa metode SPD terbaru dikembangkan untuk memperingkas proses agar mudah diterapkan dalam industri. Dalam penerapan perangkat kemiliteran, teknologi yang dibutuhkan harus mampu berubah menjadi kekuatan yang lebih mobile, survivable serta mematikan sekaligus memberi dampak yang lebih baik terhadap lingkungan (tidak menimbulkan efek polusi). Ada banyak tantangan teknis yang belum diatasi. Akibatnya, produsen potensial logam dengan teknologi terbaru SPD masih memerlukan rantai proses untuk penerapan aplikasi. Mereka juga khawatir tentang kelangsungan hidup komersial logam proses SPD tersebut, yang mana dalam operasional sangat tergantung pada permintaan dari pasar potensial dan biaya produksi. Keduanya adalah faktor yang sulit untuk dievaluasi karena rendahnya ketersediaan logam UFG dan ketidakpastian mengenai teknologi SPD. Hal ini telah mendorong eksplorasi aplikasi untuk peralatan militer – khususnya berbasis material komposit, seperti; helikopter, tank, panser dan baju besi serta helm militer untuk pasukan militer dalam bertempur.

Published
Dec 22, 2017
How to Cite
PRAMONO, Agus. TEKNOLOGI TERBARU SEVERE PLASTIC DEFORMATION (SPD) UNTUK APLIKASI PERANGKAT KEMILITERAN. DEFENDONESIA, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 10-18, dec. 2017. ISSN 2354-6964. Available at: <http://ejournal.lembagakeris.net/index.php/Defendonesia/article/view/66>. Date accessed: 18 jan. 2018.